Senin, 21 Juni 2010

Kepribadian dan Pengembangan Diri

A. Tujuan Umum :
Warga belajar dapat mengembangkan potensi-potensi dalam dirinya, baik secara eksternal maupun internal, serta rasa percaya diri dalam berintegrasi dengan lingkungannya.

B. Tujuan Khusus :
Warga belajar dapat memahami arti dan dinamika kepribadian dan pengembangan pribadi, serta dapat memperoleh pengetahuan totalitas diri yang tepat untuk mencapai perkembangan secara optimal.

C . Topik : Kepribadian dan Pengembangan Diri :
1. Pengertian Kepribadian
2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terbentuknya Kepribadian
3. Pengertian Pengembangan Pribadi
4. Pengenalan Diri
5. Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat Pengembangan Pribadi

D. Materi Pengajaran :

Pengertian Kepribadian
Kepribadian adalah keadaan dalam diri seseorang yang menentukan bagaimana penampilannya dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Faktor yang Mempengaruhi Terbentuknya Kepribadian

Bagaimana kepribadian itu berkembang :

1. Faktor bawaan
Unsur bawaan genetic ( ciri fisik : warna kulit, mata, rambut ) dan kecenderungan dasar ( kepekaan, bakat, potensi diri / IQ ).
2. Faktor lingkungan
Lingkungan sekolah, social / budaya ( seperti : teman, guru ) dan perluasan wawasan ( karena : pendidikan formal / informal, perjalanan / pergaulan )
3. Interaksi antara bawaan dan lingkungan
Interaksi yang terus menerus antara bawaan dan lingkungan menyebabkan timbulnya perasaan AKU / DIRIKU dalam diri seseorang.

Contoh : Anak yang sering dipukul maka cenderung pada saat dewasa menjadi sadis, kejam. Pengalaman masa kanak-kanak

Konsep diri / konsep diri individu dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor :
1. harapan orang tua;
2. keadaan fisik seseorang;
3. sikap anggota keluarga;
4. kematangan biologis;
5. pengaruh media massa;
6. kesempatan untuk menempuh pendidikan;
7. tuntutan sekolah;
8. agama dan kepercayaan;
9. pengaruh dan pendapat teman sebaya;
10.keadaan ekonomi keluarga;
11.masalah / problem keluarga;
12.sikap teman sebaya.

Perkembangan diri masing-masing masa pertumbuhan :
1. kanak-kanak ( konsep diri dapat dipengaruhi oleh : orang tua, guru, teman sebaya, saudara );
2. dewasa ( konsep diri dapat dipengaruhi oleh : majikan, lingkungan, pasangan hidup, teman, anak, orang tua );
3. usia tua ( konsep diri dapat dipengaruhi oleh : anak, tetangga, pasangan hidup, cucu ).

Pengertian Pengembangan Pribadi
Usaha individu agar memahami dirinya sendiri, yaitu : minat-minatnya, kemampuan-kemampuannya, hasrat-hasratnya, dan rencana-rencananya dalam menghadapi masa depannya.

Tanda-tanda pribadi yang memiliki kepribadian yang matang :

Gordon W. Allpont :
1. Perluasan diri, memperhatikan dan berusaha untuk orang lain ( akrab, hangat, berpartisipasi dengan orang lain );
2. Kemampuan untuk melihat diri sendiri secara objektif ( mengenali diri sendiri secara realistis );
3. Memiliki filsafat hidup ( menentukan segala sesuatu berharga / tidak, patut / tidak untuk diusahakan dalam hidup ini ).

Carl Rogers :
1. Terbuka terhadap pengalaman baru;
2. Selalu dalam proses “ menjadi;”
3. Percaya pada diri sendiri.

Abraham Maslow :
1. orientasi yang realistik;
2. menerima diri, orang lain, dan dunia;
3. spontanitas;
4. berorientasi pada masalah, bukan pada diri sendir;
5. pemencilan;
6. otonomi dan mandiri;
7. menghargai orang lain dan benda-benda lain;
8. terbuka terhadap pengalaman baru;
9. memiliki perasaan dasar untuk memberi perhatian kemanusiaan;
10.hubungan antar pribadi yang mendalam;
11.memiliki sikap dan nilai-nilai demokrasi;
12.mampu membedakan antara alat dan tujuan;
13.memiliki humor ( yang filsafati, spontan, dan tidak menyakiti orang lain);
14.kreatif;
15.perlawanan pada komunitas yang membabi buta.

Pengenalan Diri

Hirarki kebutuhan manusia :
1. Kebtuhan dasar ( seperti : sandang, pangan, jasmani );
2. Kebutuhan rasa aman;
3. Kebutuhan akan kasih saying;
4. Kebutuhan akan harga diri;
5. Kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri.

Kebutuhan dan gunanya :
1. Kita dapat memahami apa, bagaimana, dan siapa diri kita sebenarnya;
2. Membantu kita untuk lebih mudah menyesuaikan diri;
3. Membantu kita memahami orang lain dari berbagai lingkungan;
4. Identitas diri sangat membantu mempertebal keyakinan dan rasa percaya diri kita dalam pengembangan kepribadian.

Faktor-faktor Penghambat Pengembangan Pribadi

Faktor yang berasal dari diri sendiri :
1. Tidak punya tujuan hidup yang jelas;
2. Individu kurang termotivasi;
3. Ada keengganan untuk menelaah diri sendiri ( takut menerima kenyataan karena memiliki kekurangan / kelemahan );
4. Orang yang usianya sudah tua tidak melihat bahwa kearifan dan kebijaksanaan bisa dicapai;
5. Merasa tidak ada tantangan;
6. Merasa tidak mampu;
7. Sudah merasa puas;
8. Merasa tidak berharga.

Faktor penghambat yang berasal dari lingkungan :
1. Sistem yang dianut ( di lingkungan : pendidikan, pekerjaan, tempat tinggal );
2. Tanggapan, sikap atau kebiasaan dalam lingkungan kebudayaan ( kebiasaan atau tradisi, misalnya : isteri sebagai pengurus rumah tangga sulit berkembang dalam bidang profesi yang diminati ).

E. Metode Pengajaran :
1. Presentasi
2. Diskusi
3. Simulasi.

F. Sumber Pengajaran :
1. Pengambangan Kepribadian, Euis Winarti, Penerbit Graha Ilmu.
2. Meniti Sukses Menata Masa Depan, M. Syahrial Yusuf,dkk. Penerbit Graha Ilmu.
3. Pengembangan Diri, Lembaga Pengembangan Kepribadian John Robert Powers.
4. Professional Image, A. B. Susanto.
5. Mengatur Waktu Secara Efektif, Lothar J. Seiwert, PT Elex Media Komputindo.

G. Evaluasi / Latihan :
Setelah Anda mempelajari materi kuliah, maka Anda dapat mengerjakan tugas berikut, dengan cara mendownload dan kirimkan jawaban Anda ke email : eisya.management@yahoo.co.id.

Tugas Anda !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar